Jakarta, Sarita News – Real Madrid meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Elche pada jornada LaLiga di Stadion Manuel Martínez Valero, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.
Madrid sempat berada dalam posisi nyaman setelah unggul dua gol pada babak pertama. Namun, keunggulan tersebut nyaris sirna setelah Elche bangkit dan menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Real Madrid membuka keunggulan melalui gol bunuh diri kiper Elche, Matías Dituro, setelah tendangan bebas Arda Güler. Madrid kemudian menggandakan keunggulan melalui Kylian Mbappé, sehingga menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Memasuki babak kedua, Elche tampil lebih agresif. Abiel Osorio memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 sebelum Fernando Niño memanfaatkan kesalahan pertahanan Madrid untuk membuat skor menjadi 2-2.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Real Madrid kembali mendapatkan momentum pada masa tambahan waktu. Carlos Espí yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol penentu dan memastikan Madrid pulang dengan tiga poin.
Bagi Espí, gol tersebut menjadi momen penting setelah dipercaya masuk sebagai pemain pengganti. Ia mengaku sangat bahagia bisa memberikan kontribusi bagi tim.
“Saya sangat bahagia, orang paling bahagia di dunia. Saya berusaha membantu tim dengan cara apa pun yang saya bisa. Setiap kali bermain, saya memberikan semuanya,” kata Espí seusai pertandingan, seperti dikutip dari laman resmi Real Madrid.
Espí juga menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja seluruh pemain, bukan hanya dirinya.
“Ini adalah kerja tim. Semua pemain yang masuk mampu memanfaatkan kesempatan dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Real Madrid José Mourinho mengakui timnya sempat kehilangan kendali pertandingan setelah unggul dua gol.
Menurut Mourinho, Madrid sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk memastikan kemenangan lebih awal, tetapi gagal memanfaatkannya.
“Masalahnya bagi saya jelas. Ada pertandingan yang terlihat sudah selesai, tetapi ternyata belum. Kami memiliki tiga, empat, lima peluang untuk menyelesaikannya, tetapi tidak kami manfaatkan,” kata Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu menilai Elche mendapatkan kepercayaan diri setelah mampu memperkecil ketertinggalan. Dukungan suporter tuan rumah juga membuat pertandingan kembali terbuka.
“Hal baiknya adalah ketika menghadapi kesulitan dan tekanan kehilangan poin, tim ini bereaksi dan menang. Pada akhirnya, itulah yang paling penting,” ujar Mourinho.
Mourinho juga memberikan apresiasi terhadap permainan Elche. Menurutnya, perubahan yang dilakukan pelatih Elche mampu mengubah struktur permainan sehingga Madrid mendapat tekanan lebih besar setelah unggul 2-0.
“Pelatih Elche bermain dengan baik. Dia melakukan perubahan yang mengubah struktur mereka. Mereka tidak takut, mereka berani dan membuat hidup kami sulit,” kata Mourinho.
Kemenangan tersebut membuat Real Madrid mengoleksi 15 poin dan berada sejajar dengan Barcelona di papan atas klasemen, meski Barcelona masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Sementara Elche masih berada di dasar klasemen dengan dua poin.
Bagi Madrid, kemenangan atas Elche juga menjadi kemenangan kelima mereka di LaLiga musim ini. Namun, kemenangan dramatis tersebut sekaligus menyisakan pekerjaan rumah bagi Mourinho, khususnya dalam menjaga konsentrasi dan kendali permainan ketika sudah unggul.
Dengan kemenangan ini, perhatian Real Madrid selanjutnya beralih ke laga derby menghadapi Atletico Madrid pada Minggu (20/9/2026). Sementara Elche dijadwalkan menghadapi Espanyol pada Jumat (18/9/2026).
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan