Jakarta, Sarita News – Kolombia melanjutkan kiprah positifnya di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Ghana dengan skor tipis 1-0 pada babak 32 besar.
Hasil tersebut mengantarkan Los Cafeteros melaju ke babak 16 besar sekaligus menjaga asa mereka untuk melangkah lebih jauh di turnamen empat tahunan itu.
Gol tunggal yang menjadi pembeda tercipta pada menit ke-14 melalui Jhon Arias. Berawal dari serangan yang dibangun rapi, Arias sukses memaksimalkan peluang di depan gawang Ghana untuk membawa Kolombia unggul lebih awal.
Setelah gol tersebut, Kolombia tetap berusaha mengendalikan tempo permainan. Ghana beberapa kali meningkatkan tekanan, terutama pada babak kedua, namun lini pertahanan Kolombia tampil disiplin sehingga mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Kolombia, Néstor Lorenzo, memuji kedewasaan permainan anak asuhnya yang mampu menjaga konsentrasi sepanjang laga meski menghadapi tekanan dari Ghana.
“Kami tahu pertandingan fase gugur selalu sulit. Tim menunjukkan karakter, mampu bertahan dengan baik, dan memanfaatkan peluang yang kami miliki. Sekarang kami harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Lorenzo seusai pertandingan, Sabtu (4/7/2026).
Di kubu Ghana, pelatih Carlos Queiroz mengakui timnya gagal memaksimalkan sejumlah kesempatan yang dimiliki untuk menyamakan kedudukan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, ia tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya.
“Kami berusaha hingga menit terakhir. Para pemain menunjukkan semangat yang luar biasa, tetapi pada level seperti ini kesalahan kecil bisa menentukan hasil pertandingan,” kata Queiroz.
Berdasarkan statistik pertandingan, Kolombia tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang meski kedua tim sama-sama berupaya mengembangkan permainan menyerang.
Keunggulan yang diperoleh sejak babak pertama menjadi modal penting bagi Kolombia untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Kemenangan atas Ghana membawa Kolombia bertemu Swiss pada babak 16 besar. Swiss sebelumnya memastikan tempat di fase tersebut setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 2-0.
Pertandingan melawan Swiss diperkirakan menjadi tantangan berbeda bagi Kolombia. Tim asal Eropa itu dikenal memiliki organisasi permainan yang rapi dan pertahanan yang solid.
Di sisi lain, Kolombia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan performa konsisten sejak fase grup hingga babak gugur.
Laga babak 16 besar antara Kolombia dan Swiss akan menjadi penentu langkah Los Cafeteros menuju perempat final.
Jika mampu mempertahankan efektivitas serangan dan disiplin bertahan seperti saat menghadapi Ghana, Kolombia berpeluang menjaga mimpi mereka untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan