Jakarta, Sarita News  Tim nasional Australia bertekad mencetak sejarah saat menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.

Laga ini menjadi peluang bagi Socceroos untuk meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.

Australia melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup D, sedangkan Mesir lolos dari Grup G setelah tampil konsisten pada fase penyisihan.

Pelatih Australia, Tony Popovic, mengatakan timnya datang dengan keyakinan tinggi untuk mencatatkan pencapaian baru. Menurut dia, Australia tidak ingin hanya membicarakan masa depan, tetapi juga ingin memanfaatkan kesempatan yang ada saat ini.

“Kami yakin masa depan kami cerah,” kata Popovic dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Namun saya ingin hal itu terjadi sekarang,” imbuhnya.

Pelatih berusia 52 tahun itu menilai keberhasilan lolos dari grup yang dihuni Amerika Serikat, Turki, dan Paraguay menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi Mesir. Ia juga menegaskan Australia telah mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk apabila Mesir menurunkan atau tidak menurunkan pemain bintangnya, Mohamed Salah.

Australia sebelumnya dua kali mencapai fase gugur Piala Dunia, yakni pada edisi 2006 dan 2022. Namun, langkah Socceroos selalu terhenti setelah dikalahkan Italia dan Argentina yang kemudian sama-sama menjadi juara dunia. Kondisi itu membuat laga melawan Mesir dipandang sebagai kesempatan untuk menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Australia.

Di kubu Mesir, pelatih Hossam Hassan masih menunggu perkembangan kondisi kapten tim, Mohamed Salah, yang sedang memulihkan cedera hamstring.

“Saya belum bisa memastikan apakah Salah akan menjadi starter,” ujar Hassan. “Kami tidak akan mengambil risiko jika kondisinya belum benar-benar siap.”

Hassan tetap optimistis dengan kekuatan timnya. Menurutnya, Mesir telah menunjukkan perkembangan sepanjang turnamen dan siap menghadapi karakter permainan Australia yang mengandalkan fisik serta organisasi pertahanan yang disiplin. Ia juga menilai kualitas permainan lebih menentukan daripada faktor postur tubuh pemain.

Apabila dinyatakan fit, Salah diperkirakan tetap menjadi tumpuan lini depan Mesir bersama Omar Marmoush. Sementara Australia akan mengandalkan permainan kolektif, disiplin bertahan, serta kecepatan serangan balik melalui para pemain mudanya.

Pemenang pertandingan ini akan melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga Argentina kontra Tanjung Verde. Dengan peluang besar yang dipertaruhkan, duel Australia melawan Mesir diprediksi berlangsung sengit dan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada rangkaian babak gugur Piala Dunia 2026.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.