Palangka Raya, Sarita News – Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (BPS Kalteng) merilis data tingkat kemiskinan tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Seruyan menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Kalteng, yakni sebesar 6,72 persen atau sekitar 15,64 ribu jiwa.
Petugas Layanan BPS Kalteng, Ristiana Wandini, menjelaskan bahwa data tersebut merupakan hasil penghitungan resmi BPS yang menggambarkan kondisi tingkat kemiskinan di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.
“Urutan pertama adalah Kabupaten Seruyan dengan tingkat kemiskinan sebesar 6,72 persen. Selanjutnya Kabupaten Murung Raya sebesar 6,19 persen, Kabupaten Barito Timur 6,10 persen, dan Kabupaten Kotawaringin Timur 5,83 persen,” ujar Ristiana, Rabu (8/7/2026).
Selain empat daerah tersebut, Kabupaten Barito Utara mencatat tingkat kemiskinan sebesar 5,52 persen, disusul Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Kapuas yang masing-masing sebesar 5,48 persen. Kabupaten Katingan berada di angka 5,30 persen, sedangkan Kabupaten Barito Selatan sebesar 4,94 persen.
Sementara itu, Kabupaten Pulang Pisau mencatat tingkat kemiskinan sebesar 4,79 persen, Kabupaten Kotawaringin Barat 4,27 persen, Kabupaten Sukamara 4,02 persen, dan Kota Palangka Raya sebesar 3,62 persen.
Adapun Kabupaten Lamandau menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Kalimantan Tengah, yakni sebesar 3,33 persen.
Ristiana mengatakan data kemiskinan yang dirilis BPS dapat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pemerintah untuk menekan angka kemiskinan di setiap daerah.
“Sinkronisasi data antara BPS dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar program penanganan kemiskinan dapat tepat sasaran,” katanya.
Berikut tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Kalteng berdasarkan data BPS tahun 2025:
- Kabupaten Seruyan: 6,72 persen
- Kabupaten Murung Raya: 6,19 persen
- Kabupaten Barito Timur: 6,10 persen
- Kabupaten Kotawaringin Timur: 5,83 persen
- Kabupaten Barito Utara: 5,52 persen
- Kabupaten Gunung Mas: 5,48 persen
- Kabupaten Kapuas: 5,48 persen
- Kabupaten Katingan: 5,30 persen
- Kabupaten Barito Selatan: 4,94 persen
- Kabupaten Pulang Pisau: 4,79 persen
- Kabupaten Kotawaringin Barat: 4,27 persen
- Kabupaten Sukamara: 4,02 persen
- Kota Palangka Raya: 3,62 persen
- Kabupaten Lamandau: 3,33 persen.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan