Palangka Raya, Sarita News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui sosialisasi Whistleblowing System (WBS) bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik SMA, SMK, serta SKH se-Kalteng secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (23/6/2026).

Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Apni Ranti mengatakan, pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik dan sarana prasarana, tetapi juga dibangun di atas fondasi integritas, transparansi, dan keberanian menyampaikan kebenaran.

“Melalui WBS, kami ingin memastikan bahwa suara murid, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah memiliki ruang untuk didengar. Jika terdapat permasalahan terkait layanan pendidikan maupun lingkungan belajar, kini tersedia saluran resmi yang aman dan terpercaya untuk menyampaikan laporan secara bertanggung jawab,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, WBS merupakan sistem pengaduan internal yang terintegrasi dengan 1 Data Pendidikan Kalteng atau (PENA Kalteng) sebagai sarana resmi penyampaian aspirasi, pengaduan, maupun laporan terkait penyelenggaraan pendidikan.

Namun demikian, Disdik Kalteng menegaskan bahwa WBS bukanlah sarana untuk menyebarkan fitnah atau informasi yang tidak benar. Setiap laporan yang disampaikan harus berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“WBS harus digunakan dengan penuh integritas. Laporan yang disampaikan harus didukung bukti dan fakta yang valid sehingga dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” lanjutnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Disdik Kalteng berharap seluruh peserta memahami tujuan, mekanisme, dan tata cara penggunaan WBS dengan baik, sekaligus menjadi agen informasi di lingkungan sekolah masing-masing.

Dengan semangat “Jangan diam, jangan takut, laporkan”, Disdik Kalteng mengajak seluruh warga pendidikan untuk bersama-sama menjaga kualitas dan integritas dunia pendidikan.

Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita