Palangka Raya, Sarita News – Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti dugaan adanya tindakan asusila yang menyasar pengemudi ojek online (ojol) di Kota Palangka Raya.
Anggota Satgas PPA Kalteng, Widya Kumala, menilai praktik tersebut meresahkan karena diduga memanfaatkan kondisi ekonomi para pengemudi ojol dengan menawarkan sejumlah uang untuk memenuhi hasrat tertentu.
“Ini tidak bisa dibiarkan. Jika benar ada pihak yang memanfaatkan kondisi ekonomi para driver ojol untuk tujuan yang tidak pantas, maka hal tersebut merupakan tindakan yang meresahkan dan perlu mendapat perhatian bersama,” kata Widya Kumala, Selasa (23/6/2026).
Perempuan yang akrab disapa Kak Yaya itu mengimbau para pengemudi ojol agar tidak tergiur dengan tawaran tarif tinggi yang dinilai tidak wajar.
Ia meminta para pengemudi untuk segera membatalkan pesanan dan melaporkannya apabila menemukan order atau pesan yang mengarah pada tindakan asusila maupun dugaan pelecehan.
“Kami mengajak para driver ojol untuk berani menolak dan melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Dengan begitu, ruang gerak pelaku dapat dipersempit,” ujarnya.
Menurut Kak Yaya, fenomena tersebut perlu mendapat perhatian serius karena dikhawatirkan dapat berdampak pada lingkungan sosial dan generasi muda apabila tidak ditangani secara tepat.
Satgas PPA Kalteng juga berencana menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, guna membahas langkah-langkah pembinaan dan pencegahan terhadap perilaku yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah mencegah agar perilaku menyimpang dan tindakan yang meresahkan ini tidak berkembang lebih luas, terutama di lingkungan anak dan remaja yang masih dalam proses pembentukan karakter,” ungkapnya.
Satgas PPA Kalteng berharap adanya sinergi antara masyarakat, aparat, dan para pekerja lapangan, termasuk pengemudi ojol, untuk menjaga keamanan dan ketertiban sosial di Kota Palangka Raya.
Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan