Palangka Raya, Sarita News – Satuan Tugas Wilayah Kalimantan Tengah Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri (Satgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri) aktif mengajak pemangku kepentingan (stakeholders), jajaran instansi terkait, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dalam menggemakan ‘Gerakan Resiliensi Sosial’.

Katim Pencegahan Satgaswil Kalteng Densus 88 AT Polri, IPTU Ganjar Satriyono, menyampaikan bahwa upaya bersama ini ditujukan sebagai langkah preventif dan edukatif guna mengantisipasi serta mencegah penyebaran paham Intoleran, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET).

“Langkah ini juga ditujukan untuk menangkal paham yang mengarah pada ekstremisme berbasis kekerasan (non-violent extremism / NVE) di wilayah Kalteng,” katanya kepada awak media, Kamis (20/8/2026).

Sedangkan, menurutnya juga, untuk strategi pencegahan dan penguatan ketahanan masyarakat ini dilaksanakan secara komprehensif melalui dua jalur utama.

“Pendekatan Langsung (Direct Approach): dilakukan melalui sosialisasi tatap muka, penyampaian imbauan Kamtibmas, edukasi publik, serta dialog interaktif secara tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan elemen warga lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan pendekatan Ddigital atau online Approach yang dijalankan secara konsisten melalui pembuatan dan penyebaran konten kontra-narasi, edukasi literasi digital.

“Kami juga melakukan kampanye perdamaian yang memanfaatkan potensi media sosial dan berbagai platform digital lainnya untuk menjangkau audiens yang lebih luas,” tutupnya.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.