Palangka Raya, Sarita News – Wakil Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Nusantara (PPN), Joseph F.J.W, menyoroti dugaan pemukulan terhadap Kasat Lantas Polresta Palangka Raya.
Hal ini bermula dari penindakan balap liar (bali) yang diduga turut melibatkan salah satu anak anggota perwira polisi, sehingga pihaknya mendesak adanya tindakan tegas dan terukur.
Joseph mengungkapkan, jika pelaku merupakan anggota Polri dan hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran berat, maka Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dinilai harus segera dilakukan, sesuai mekanisme hukum dan kode etik yang berlaku.
“Institusi harus tegas terhadap anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran berat. Jangan sampai ada kesan bahwa jabatan atau status sebagai anggota Polri menjadi alasan untuk mendapatkan perlakuan khusus karena oknum seperti ini yang merusak nama baik institusi kepolisian,” kata Joseph, Kamis (20/8/2026).
Selain itu, ia meminta agar proses pidana tetap berjalan apabila perbuatan tersebut memenuhi unsur tindak pidana.
“Proses pidana tidak boleh berhenti. Kalau ada unsur pidana, maka penyidikan harus dilanjutkan sampai ada kepastian hukum. Proses etik dan proses pidana jangan dicampuradukkan, sehingga salah satunya justru dikesampingkan,” tegasnya.
Menurut Joseph, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, sehingga nama institusi tetap terjaga dan dipercaya masyarakat luas.
“PTDH apabila terbukti memenuhi unsur pelanggaran berat, dan proses pidana harus tetap berjalan apabila unsur pidananya terpenuhi. Itu sikap kami,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan hal tersebut. Peristiwa yang melibatkan sesama anggota kepolisian ini dipicu oleh dinamika penindakan lalu lintas di lapangan.
“Hanya kesalahpahaman saja,” kata Budi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (20/8/2026).
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan