Palangka Raya, Sarita News – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) terus melakukan pendalaman penyedikan terhadap adanya dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Kotawaringin Timur (Pilkada Timur).
Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kalteng, Henri hanafi menyampaikan bahwa cukup banyak saksi yang dihadirkan pihaknya ke Kejati Kalteng untuk menjalani pemeriksaan dengan dimintai keterangan.
“Berdasarkan jadwal panggilan, ada dari komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng. Kemudian juga dari beberapa vendor penyedia barang dan jasa yang terkait dengan penyelanggaraan Pildaka Kotim,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (5/2/2026).
Ia membenarkan bahwa Ketua KPU Kalteng, Sastriadi turut dimintai keterangan oleh Tim Pinyidik. Hal ini dianggap karena masih memiliki hubungan dengan pendalaman perkara yang ditangani pihaknya.
“Tentu ada keterkaitan dan beberapa hal yang perlu kita dalami, karena teman-teman penyidik membutuhkan keterangan pihak-pihak terkait dan tentu di dasari oleh kebutuhan,” terangnya.
Kebutuhan tersebut dijelaskannya yakni soal klarifikasi dan memastikan regulasi saat itu, sehingga tahanpan-tahapan yang diberlakukan dari KPU Kotim menurutnya telah sesuai dengan regulasi atau tidak.
Lebih lanjut, Sastriadi saat dimintai keterangan oleh awak media menyampaikan bahwa dirinya turut menyampaikan berbagai keterangan kepada Tim Penyidik, khususnya seputar tufoksi dirinya sebagai Ketua KPU Kalteng.
Dirinya mengungkapkan bahwa tidak mengetahui terkait dengan penggunaan anggaran hibah yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Kotim ke KPU Kotim dalam Pilkada lalu.
“Kami tidak mengetahui secara rinci penggunaan anggaran dalam penyelanggaran Pilkada di masing-masing KPU kota/kabupaten,” ungkapnya.
Sedangkan, untuk pertanggungjawaban peggunaan anggaran di KPU kota/kabupaten, ia menyampaikan bahwa dilakukan pada satuan kerja masing-masing dan pemerintah daerah.
“Kalau untuk dana hibah, awalnya diusulkan dulu oleh KPU ke pemerintah daerah,” tutupnya.
Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita


Tinggalkan Balasan