Jakarta, Sarita News – Real Madrid meraih kemenangan dramatis setelah menaklukkan AS Roma dengan skor 4-3 pada matchday kedua fase liga Liga Champions Eropa 2026/2027 di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (14/10/2026).
Los Blancos membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 1-3. Kemenangan tersebut dipastikan melalui gol-gol pada menit-menit akhir, termasuk gol penentu Antonio Rüdiger pada menit ke-90.
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, mengakui timnya sempat kesulitan menjalankan rencana permainan, terutama pada babak pertama.
Namun, ia menilai daya juang pemain menjadi faktor penting di balik keberhasilan membalikkan keadaan.
“Sebagai pemain, saya bangga tim menunjukkan daya juang,” kata Valverde dalam keterangan yang dipublikasikan melalui situs resmi Real Madrid.
Ia juga mengakui kesalahan tim membuat pertandingan menjadi lebih sulit, meski pada akhirnya Madrid mampu mengamankan kemenangan.
Di kubu AS Roma, pelatih Gian Piero Gasperini mengungkapkan kekecewaannya karena tim gagal mempertahankan keunggulan.
Ia menilai Roma kehilangan momentum pada fase akhir pertandingan, terutama ketika menghadapi situasi bola mati.
“Kami benar-benar terhenti menjelang garis finis, dengan cara yang paling tidak terduga, melalui situasi sepak pojok. Kami sangat pasif,” ujar Gasperini setelah pertandingan, sebagaimana dikutip dari situs resmi AS Roma.
Gasperini menilai Roma sebenarnya telah memainkan pertandingan dengan baik sebelum situasi berubah pada penghujung laga.
Menurutnya, aspek psikologis dan mental perlu menjadi bahan evaluasi setelah tim kehilangan kendali dalam beberapa menit krusial.
Empat Wakil Italia Sama-Sama Kalah
Kekalahan Roma menjadi bagian dari hasil buruk klub-klub Italia pada rangkaian matchday kedua Liga Champions. Inter Milan lebih dahulu menyerah 3-4 dari Club Brugge pada Selasa (13/10/2026).
Sementara itu, Napoli kalah 1-3 dari Villarreal, sedangkan Como takluk 2-3 saat bertandang ke markas Feyenoord. Dengan demikian, keempat wakil Italia tersebut sama-sama gagal meraih poin pada pertandingan masing-masing.
Hasil Inter menjadi perhatian tersendiri karena mereka kebobolan empat gol di kandang sendiri.
Adapun Napoli gagal mengamankan hasil positif saat menghadapi Villarreal, sedangkan Como harus menerima kekalahan tipis setelah pertandingan berlangsung ketat.
Rentetan hasil tersebut memperlihatkan tantangan yang dihadapi klub-klub Italia dalam menjaga konsistensi di kompetisi Eropa.
Roma gagal mempertahankan keunggulan, Inter kebobolan empat gol, Napoli kehilangan poin di kandang Villarreal, dan Como tidak mampu membawa pulang hasil positif dari Rotterdam.
Bagi Real Madrid, kemenangan di Roma menjadi modal penting untuk melanjutkan persaingan di fase liga. Sementara itu, empat wakil Italia perlu segera mengevaluasi penampilan masing-masing agar dapat memperbaiki hasil pada pertandingan berikutnya.
Kemenangan Madrid sekaligus menegaskan pentingnya menjaga konsentrasi hingga peluit akhir.
Dalam pertandingan dengan intensitas tinggi seperti Liga Champions, keunggulan yang sudah dibangun dapat hilang apabila sebuah tim gagal mengantisipasi tekanan lawan pada menit-menit penentuan.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan