Jakarta, Sarita News – Budaya sains di kalangan pelajar menurut Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang mesti terus dibangun dengan menjadikan penelitian sebagai salah satu sarananya.
Ia mengungkapkan, bahwa lewat sains diharapkan ada kemajuan yang bisa di raih di masa depan dan terlebih saat sumber daya alam, tak lagi bisa diandalkan.
“Saya bergembira dapat berbincang dengan Peneliti Belia dari SMAN 3 Palangka Raya tentang penelitian mereka. Tentang apa yang memacu mereka untuk menjadi peneliti belia pada usia remaja,” kata Teras Narang, Senin (12/10/2026).
Para peneliti muda tersebut sebelumnya akan berkompetisi dalam ajang Lomba Peneliti Belia 2026 di Universitas Indonesia.
Inovasi mereka yang dikompetisikan adalah PURE-PEAT FILTER. Sebuah platform yang berfungsi untuk menjernihkan dan meningkatkan pH air gambut menggunakan bahan lokal seperti tanaman purun, arang limbah kayu, pasir Tangkiling, pasir Sungai Kahayan, dan kerikil.
Melalui hasil penelitian mereka dan uji laboratorium, karya mereka menunjukkan kenaikan pH dari 4,0 ke 6,5 dan kejernihan naik 60%.
“Artinya mereka mampu menghasilkan temuan yang dalam skala luas dapat membantu akses air bersih di kawasan gambut,” ucap Teras Narang.
Teras Narang mengungkapkan, Tim peneliti muda tersebut sempat menunjukkan kemampuan presentasi dari ide inovasi mereka yang disampaikan dalam bahasa Inggris dan menarik serta patut mendapat pujian.
Tim Peneliti muda tersebut beradal dari Kota Palangka Raya, antara lain Geovan Marvellino (Ketua), Chintya Putri Jasmine, Gladys Nathazia Ananda Debint, Katherine Allusia Handra, Marsel U, dan Raelynn Telabang Narang, serta guru pembimbing Robintang Sitorus.
“Saya bangga dan mengapresiasi perjuangan mereka yang tidak hanya menghasilkan prestasi bagi diri dan sekolah mereka. Tapi bisa berdampak bagi hidup banyak orang. Terutama warga global yang memiliki tantangan dan bentang alam gambut seperti yang kita punya di Kalteng,” ungkapnya.
Senator asal Kalteng ini juga menaruh harapan, agar budaya inovasi bisa tumbuh, disertai dengan dukungan nyata pemerintah daerah pada penelitian-penelitian yang relevan dengan keadaan kita di Kalteng.
“Bila Peneliti Belia dari tingkat SMA saja bisa menghasilkan karya yang mengubah kehidupan menjadi lebih baik, mestinya kita bisa melahirkan inovasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bisa mendorong inovasi tata kelola lahan gambut yang lebih baik,” tuturnya.
Teras Narang mengajak untuk semua pihak mendukung kemajuan generasi muda Kalteng, khususnya dalam bidang inovasi. Agar sumber daya manusia yang unggul dan kelak membangun kemajuan di Kalteng.
“Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan Selamat Ulang Tahun dari peneliti belia ini. Semoga doa dan harapan baik mereka menyertai senantiasa dan kesuksesan juga menyertai tim peneliti belia Kalteng ini,” tutupnya.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan