Jakarta, Sarita News — Timnas Putri U-17 Indonesia memastikan tiket ke putaran final Piala Asia Putri U-17 2027 setelah mengalahkan Singapura dengan skor 5-0 pada pertandingan terakhir Grup B di Stadion Bishan, Singapura, Minggu (11/10/2026).
Keberhasilan tersebut menegaskan konsistensi Garuda Pertiwi Muda setelah menyapu bersih tiga pertandingan kualifikasi dengan kemenangan.
Indonesia menutup fase grup dengan sembilan poin, hasil dari kemenangan 2-0 atas Bahrain, 3-1 atas Arab Saudi, dan 5-0 atas Singapura.
Catatan itu menempatkan Indonesia di puncak klasemen Grup B sekaligus mengamankan tiket menuju putaran final yang dijadwalkan berlangsung di China pada 31 Maret hingga 17 April 2027 mendatang.
Kemenangan atas Singapura menjadi penentu karena kedua tim sama-sama mengantongi enam poin sebelum pertandingan terakhir.
Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan meyakinkan, meskipun harus bermain di kandang lawan.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia langsung memperlihatkan efektivitas serangan. Empat gol tercipta pada babak pertama melalui Febri Arum, Fadilla, serta dua gol Keysa Arabella.
Indonesia kemudian menambah satu gol melalui Ayla Dva Khala pada babak kedua untuk memastikan kemenangan 5-0.
Hasil tersebut melengkapi catatan impresif Indonesia sepanjang kualifikasi. Selain mencetak sepuluh gol dalam tiga pertandingan, Garuda Pertiwi Muda hanya kebobolan satu gol, menunjukkan keseimbangan antara kemampuan menyerang dan menjaga pertahanan.
Sebelum pertandingan penentuan melawan Singapura, Indonesia telah melewati ujian penting saat menghadapi Arab Saudi pada Kamis (8/10/2026) lalu.
Dalam laga itu, Nafeeza Ayasha Nori mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Fadilla untuk membawa Indonesia menang 3-1.
Pemain Timnas Putri U-17 Indonesia, Anya Gabriella, sebelumnya menegaskan pentingnya evaluasi dan menjaga konsentrasi menjelang pertandingan terakhir.
Setelah kemenangan atas Arab Saudi, ia menyampaikan bahwa tim akan memanfaatkan waktu persiapan untuk memperbaiki kekurangan.
“Kami akan mengevaluasi kekurangan dari laga ini, menjaga fokus, dan memberikan seluruh kemampuan melawan Singapura,” kata Anya dalam keterangan resmi PSSI, Kamis (8/10/2026).
Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan yang dibutuhkan tim dalam menghadapi pertandingan penentuan.
Indonesia tidak hanya dituntut mempertahankan kepercayaan diri setelah meraih dua kemenangan, tetapi juga memastikan setiap kekurangan dapat diperbaiki sebelum menghadapi tuan rumah.
Dukungan terhadap perkembangan sepak bola putri juga disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelum kualifikasi berlangsung.
Ia menekankan bahwa pembinaan dan kesempatan berkembang menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya saing tim nasional putri.
“Kami tentu berharap Timnas Putri U-17 bisa berprestasi dan tidak kalah bersaing dengan timnas putra. Namun, yang paling penting adalah para pemain menikmati proses, bekerja keras, dan berani menghadapi setiap pertandingan,” ujar Erick.
Erick juga menegaskan komitmen PSSI untuk terus mendukung pembinaan sepak bola putri agar semakin kuat dan mampu membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
Target yang dipasang PSSI sebelum kualifikasi adalah menempati posisi pertama Grup B. Target itu menjadi penting karena hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final melalui jalur kualifikasi tersebut.
Untuk membentuk skuad yang bertanding di Singapura, PSSI melakukan seleksi ulang dengan memadukan pemain dari dua tim yang tampil dalam Srikandi Merdeka Cup 2026, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.
Proses tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi persaingan di tingkat Asia dan Keberhasilan lolos ke putaran final kini menjadi tahap awal bagi Indonesia untuk menguji kemampuan menghadapi tim-tim terbaik di kawasan.
Persaingan berikutnya diperkirakan menuntut kesiapan fisik, kedisiplinan taktik, dan konsistensi permainan yang lebih tinggi.
Tiga kemenangan di fase kualifikasi memberi modal positif bagi Garuda Pertiwi Muda. Namun, pencapaian tersebut perlu diikuti dengan evaluasi dan persiapan berkelanjutan agar Indonesia tidak hanya hadir di putaran final, tetapi juga mampu bersaing menghadapi lawan-lawan dengan kualitas berbeda.
Dengan tiket ke Piala Asia Putri U-17 2027 yang sudah diamankan, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana tim memanfaatkan waktu persiapan untuk meningkatkan kualitas permainan.
Hasil di Singapura menjadi awal yang menjanjikan, sementara tantangan sesungguhnya menanti di panggung Asia.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan