Palangka Raya, Sarita News – Penentuan sosok yang ditunggu untuk menduduki jabatan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 telah ditentukan melalui pemilihan rektor tahap II yang dilaksanakan bertempat di Aula Rahan UPR, Kamis (1/10/2026).

Sosok Prof. Bhayu Rhama kali ini mendapat kepercayaan para pemilik suara dan berhak memimpin sekolah tinggi terbesar di Bumi Tambun Bungai selama 4 tahun ke depan.

Dalam prosesnya, Prof. Bhayu Rhama meraih 37 dari 63 total suara dan mengungguli dua kandidat lainnya masing-masing seperti Dr. Thea Farina yang meraih 14 suara, serta Prof. Dr. Liswara Neneng dengan raihan 12 suara.

Prof. Bhayu Rhama dalam pernyataannya setelah pemilihan tersebut mengungkapkan komitmennya untuk memposisikan diri sebagai pemimpin bagi seluruh sivitas akademika UPR.

Ia juga memastikan bahwa dua kandidat rektor lainnya beserta seluruh komponen lingkungan perguruan tinggi akan dirangkul untuk bekerja bersama.

“Kita terpilih menjadi rektor, rektor untuk semua. Kita akan dukung semua pihak, karena UPR adalah rumah bersama,” ucap Prof. Bhayu Rhama.

Dirinya mengakui, para pesaingnya dalam bursa pemilihan rektor tetap merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar kampus, sehingga ia mengimbau agar seluruh pihak dapat menyatukan langkah demi kemajuan lembaga pendidikan tersebut secara berkelanjutan.

“Kita berusaha untuk bisa semua teman-teman yang belum terpilih, itu adalah keluarga kita, jadi kita akan rangkul mereka semua untuk bisa menjadi satu dalam satu keluarga besar di UPR,” tegasnya.

Untuk diketahui, dengan agenda yang dijadwalkan, pelantikan Bhayu Rhama sebagai Rektor UPR periode 2026-2030 akan dilangsungkan di Jakarta pada 5 Oktober mendatang.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.