Jakarta, Sarita News – Tema Natal Tahun 2026 telah resmi dirilis Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Rabu (30/9/2026).

Dirilis resmi dari media sosial (medsos) melalui Instagram resmi milik PGI dengan nama ‘pgioffisial.or.id’, tema berbunyi “Terang di Tengah Kegelapan” (Bdk. Yohanes 1:5).

Sebelumnya, Pdt. Mezisita Herlina (SE bidang KPG PGI), Pdt. Johan Kristantara (SE bidang KKC PGI), Pdm. Rosiana Purnomo (Kabiro Pemuda dan Remaja PGI), Mgr. Adrianus Sunarko, OFM (Sekjen KWI), Rm. Nikasius Jatmiko (SE KWI), dan Johanes Laba (Staf Sekretariat KWI), melakukan pertemuan untuk bersama-sama merumuskan tema Natal 2026 tersebut.

Perumusan tema ini bertempat di Ruang Ignatius Lt. 8, Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta, pada Senin (28/9/2026) lalu.

Sebagaimana diketahui, PGI dan KWI secara bergantian merumuskan tema dan pesan Natal dan untuk tahun 2027 ini giliran KWI, serta dalam pertemuan tersebut telah menyiapkan rumusan tema dan pesan Natal 2026.

“Beberapa hal sekilas kami lihat tema dan pesan Natal 2026 yang telah disiapkan KWI sangat baik dan bisa kita sepakati, karena isinya terkait konteks dan situasi Indonesia terkini dari bangsa kita,” kata Pdt. Mezisita mengawali pertemuan tersebut.

Kemudian, Pdt. Johan Kristantara turut menyampaikan, semua hal yang menjadi keprihatinan PGI termuat dalam apa yang telah disiapkan oleh KWI.

“Kalau boleh juga soal ketidakadilan yang sangat kentara di negeri ini, ruang digital yang semakin terpolarisasi, terkooptasi, sehingga perlu disusupkan soal keadilan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Pdt. Mezisita menyampaikan catatan dari MPH-PGI yang bisa dituangkan dalam pesan Natal. Di antaranya isu kerusakan lingkungan, bencana, kebakaran hutan, keadilan ekologis, situasi ekonomi, serta kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja.

“MPH-PGI juga mengingatkan di tengah ekonomi yang terpuruk maka perlu diingatkan agar Natal dirayakan dengan sederhana dan rasa solidaritas. PGI sendiri tetap fokus dengan 6 krisis,” terangnya.

Lebih lanjut, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM menambahkan, terima kasih untuk masukan yang telah diberikan oleh PGI dan seluruh masukan tersebut akan dibahas dalam sidang tahunan KWI pada 4 November 2026.

Dengan dirilisnya tema Natal yang dikeluarkan PGI dan KWI tersebut, mendapat berbagai tanggapan dari warganet.

Seperti akun dengan nama ‘nicorondo_’ menyampaikan, ‘tema PGI sudah muncul, berarti Natal udah di depan mata’.

Begitu pula akun dengan nama ‘juannobatonis_’ yang berkomentar bahwa ‘ok, saatnya pembentukan panitia Natal’.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.