Jakarta, Sarita News — Manchester United harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham pada lanjutan Premier League di Craven Cottage, Minggu (20/9/2026).
Manchester United tertinggal lebih dahulu setelah Lisandro Martínez mencetak gol bunuh diri pada menit ke-63. Setan Merah kemudian terhindar dari kekalahan berkat gol Matheus Cunha pada menit ke-89.
Fulham sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan perdana mereka di bawah pelatih Álvaro Arbeloa. Namun, tembakan Cunha dari luar kotak penalti berubah arah setelah mengenai pemain Fulham sehingga mengecoh kiper Bernd Leno.
Manchester United tercatat melepaskan 29 tembakan sepanjang pertandingan, sedangkan Fulham menghasilkan 12 percobaan. Meski demikian, dominasi jumlah tembakan tersebut belum mampu mengantar MU meraih kemenangan.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, menilai timnya sebenarnya menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.
“Saya pikir kami seharusnya memenangkan pertandingan. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang,” kata Carrick kepada Sky Sports.
Carrick juga memberikan apresiasi terhadap respons para pemain setelah Fulham mencetak gol. Menurutnya, MU tetap berusaha menyerang hingga pertandingan berakhir dan akhirnya mendapatkan gol penyama.
“Saya sangat menyukai respons dan cara kami menyelesaikan pertandingan. Kami terus berusaha dan hampir memenangkan pertandingan pada akhirnya,” ujarnya.
Sementara itu, pencetak gol Manchester United, Matheus Cunha, mengakui Fulham tampil lebih energik pada awal babak kedua. Menurut dia, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi apabila MU ingin meraih hasil maksimal.
“Pada awal babak kedua mereka memberikan energi lebih besar daripada kami dan kami tidak bisa menerima hal itu,” kata Cunha.
Cunha menilai MU baru menunjukkan permainan yang lebih baik setelah tertinggal. Ia menegaskan timnya perlu meningkatkan performa di berbagai posisi.
“Kami perlu berkembang di setiap posisi,” katanya.
Hasil imbang tersebut membuat Manchester United mengoleksi lima poin dari lima pertandingan Premier League musim ini. MU juga gagal meraih kemenangan dalam pertandingan liga setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Manchester City.
Di sisi lain, Fulham masih belum meraih kemenangan di Premier League. Namun, hasil imbang melawan Manchester United menjadi tambahan poin setelah sebelumnya mereka juga bermain imbang melawan Liverpool.
Pelatih Fulham, Álvaro Arbeloa, mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Meski demikian, ia menilai para pemain menunjukkan perkembangan positif.
“Kami menginginkan poin karena itu yang paling penting. Para pemain bekerja keras dan terbuka untuk belajar,” ujar Arbeloa.
Menurut Arbeloa, Fulham mulai menunjukkan permainan sesuai dengan rencana yang dibangun tim. Ia berharap konsistensi tersebut pada akhirnya membawa kemenangan.
“Jika kami terus bermain seperti ini, kemenangan akan datang,” katanya.
Bagi Manchester United, hasil tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi selama jeda internasional. Tim asuhan Carrick masih harus memperbaiki efektivitas permainan agar peluang dan dominasi penguasaan serangan dapat berujung pada kemenangan.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan