Jakarta, Sarita News — Arsenal menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League, Sabtu (19/9/2026).
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan sempurna Arsenal pada awal musim. Sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta memenangi empat pertandingan liga secara beruntun dan hanya kebobolan satu gol.
Brighton tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan tuan rumah membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola di area yang berbahaya.
Pascal Gross kemudian membuka keunggulan Brighton pada menit ke-31. Pemain asal Jerman itu mendapat ruang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang bersarang ke gawang David Raya.
Arsenal berusaha merespons, tetapi justru kembali kebobolan menjelang babak pertama berakhir. Charalampos Kostoulas menggandakan keunggulan Brighton melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Memasuki babak kedua, kondisi Arsenal tidak banyak berubah. Brighton tetap mampu memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang.
Tuan rumah akhirnya memperbesar keunggulan pada menit ke-57. Chema Andres memanfaatkan situasi bola mati dan mencetak gol melalui sundulan untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Arsenal sempat memperoleh beberapa peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, penyelesaian akhir The Gunners tidak mampu membuahkan gol hingga pertandingan berakhir.
Statistik pertandingan menunjukkan Arsenal memang lebih banyak menguasai bola dengan 60 persen penguasaan. Namun, Brighton mampu menghasilkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Arsenal hanya mencatatkan dua tembakan yang mengarah ke gawang.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui timnya tidak tampil pada level yang dibutuhkan untuk menghadapi Brighton.
“Mereka pantas memenangkan pertandingan. Mereka adalah tim yang lebih baik, terutama pada awal babak pertama. Kami tidak berkompetisi pada level yang dibutuhkan,” kata Arteta, seperti dikutip Reuters.
Arteta juga menyoroti kesalahan teknis serta kegagalan pemainnya memenangkan sejumlah duel dalam pertandingan tersebut.
Menurutnya, kekalahan itu harus menjadi bahan evaluasi bagi Arsenal setelah menunjukkan performa positif sejak awal musim.
“Saya pikir apa yang dilakukan tim sejak Piala Dunia sangat luar biasa. Kami akan belajar dari pengalaman ini dan kembali,” ujar Arteta.
Dari kubu Brighton, Chema Andres menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja keras seluruh tim. Golnya menjadi yang pertama di Premier League dan sekaligus membawa Brighton unggul 3-0.
“Ini adalah penampilan yang sempurna dari kami. Tim bermain luar biasa dan intensitas yang kami tunjukkan menjadi hal yang kami perlukan untuk mengalahkan tim hebat ini,” kata Andres.
Pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, juga meminta anak asuhnya tidak berlebihan merayakan kemenangan tersebut. Ia menilai kemenangan atas Arsenal merupakan hasil dari intensitas dan keberanian pemain dalam memenangkan duel.
“Itu kemenangan yang spesial. Bukan hanya karena kami menghadapi tim terbaik di Inggris, tetapi juga karena penampilan kami,” kata Hurzeler kepada BBC Match of the Day.
Kekalahan membuat Arsenal turun ke posisi kedua klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan berdasarkan selisih gol. Sementara Brighton naik ke posisi ketiga dengan 10 poin.
Bagi Arsenal, hasil tersebut menjadi momentum evaluasi sebelum kembali menjalani pertandingan setelah jeda internasional.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan