Palangka Raya, Sarita News – Jagat media sosial (medsos) di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu marak beredar sebuah video penyerobotan tanah yang diduga melibatkan oknum Bhayangkari yang menjabat sebagai Lurah.

Saat di konfirmasi, Senin (17/8/2026) Siang melalui telpon WhatsApp Camat Pahandut Zein Bachsin mengatakan bahwa baru menerima informasi dan akan menyelidiki dugaan kasus yang disebutkan dengan mafia tanah dan dilakukan oleh oknum lurah tersebut.

“Baik terima kasih informasinya yang ada postingan di tik tok nanti akan saya konfirmasi kepada lurah dan setelah itu kita sampaikan,” kata Zein.

Selain itu, Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Salundik, menjelaskan jika ada keterlibatan oknum lurah harus segera di selesaikan dan jika ada yang terbukti walikota harus bertindak tegas.

“Kalau ada dan terbukti walikota harus bertindak tegas,” jelasnya.

Selanjutnya, tindak lanjut perkara tanah di Adonis Samad Sepupu pemilik tanah bernama Anton menyebutkan bahwa ada dugaan penyerobotan dan ritual di lokasi yang dilakukan oleh orang dengan menenteng senjata tajam dan kemudian melakukan ritual.

“Yang datang itu pakai mobil warna merah dan itu mobil lurah. Pada saat turun mobil ada perempuan seperti orang marah-marah menenteng senjata tajam dan melakukan ritual itu orang suruhan lurah,” tutupnya.

Untuk diketahui, polemik yang sempat menyita perhatian publik ini diduga melibatkan seorang lurah di Kota Palangka Raya, khususnya dalam lingkaran mafia tanah.

Dalam hal ini terkait dengan dugaan dalam penyerobotan tanah ada keterlibatan suaminya sebagai anggota kepolisian aktif di institusi kepolisian berinisial JK yang diduga turut membantu istrinya dalam kasus penyerobotan tanah tersebut.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.