Palangka Raya, Sarita News – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Selasa (30/6/2026) malam.
Pengukuhan tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan kalangan intelektual dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam mendukung pembangunan daerah.
Fairid Naparin menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, pengukuhan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang lebih erat.
“Ini adalah salah satu bukti dan komitmen kolaborasi yang sangat indah, baik dari korps alumni, mahasiswa Islam, KAHMI, bersama-sama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya,” ujar Fairid.
Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Kalimantan Tengah, Abdul Razak, menegaskan bahwa pemberian status Anggota Kehormatan KAHMI bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan penghargaan yang diberikan melalui pertimbangan matang.
“Pengukuhan Anggota Kehormatan KAHMI bukanlah sekadar seremoni organisasi, tapi lebih daripada itu,” katanya.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan amanah moral bagi tokoh yang telah menunjukkan dedikasi nyata dalam memajukan masyarakat serta memiliki nilai perjuangan yang sejalan dengan KAHMI.
“Ini adalah bentuk penghargaan kepada tokoh bangsa yang memiliki dedikasi tertentu dan nyata bagi kemajuan masyarakat, serta sejalan dengan nilai-nilai perjuangan KAHMI,” ujarnya.
Razak menambahkan, visi kepemimpinan daerah yang diemban penerima penghargaan diharapkan tetap selaras dengan cita-cita HMI dalam mencetak insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, mengingatkan pentingnya kemampuan manajerial dalam memimpin pemerintahan daerah. Menurutnya, kepala daerah tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan politik, tetapi juga harus mampu mengelola birokrasi secara efektif.
“Tantangan bangsa kita hari ini adalah tidak banyak manajer. Tidak cukup kita hanya sekadar menjadi politisi,” katanya.
Ia menilai, pemimpin daerah harus mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, terutama kemiskinan dan ketertinggalan desa.
“Musuh kita ada di pinggir, yaitu kaum miskin yang harus kita bebaskan, serta desa-desa yang masih tertinggal. Kalau ini selesai, kita tepuk tangan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Abdullah Puteh mendorong Fairid Naparin untuk menghadirkan inovasi dalam kepemimpinannya serta meninggalkan warisan pembangunan yang berdampak bagi masyarakat.
“Tolong Pak Wali, dengan dukungan yang ada, ciptakan sesuatu yang beda dari wali kota-wali kota sebelumnya. Jadikan kepemimpinan ini beda dengan yang lain,” pungkasnya.
Acara pengukuhan turut dihadiri jajaran pengurus Majelis Nasional KAHMI, Majelis Wilayah KAHMI Kalimantan Tengah, Badan Koordinasi HMI Kalimantan Tengah, Pengurus Cabang HMI Palangka Raya, kader HMI tingkat komisariat, serta jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan