Puruk Cahu, Sarita News – Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph.

Dalam sambutannya, Heriyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI di Kabupaten Murung Raya, di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah, Kabupaten Murung Raya, Sabtu (27/6/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 yang telah bekerja keras dan mencurahkan tenaga serta pikirannya demi suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI kali ini di Kabupaten Murung Raya,” ujarnya.

Herius menyampaikan, penyelenggaraan MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur`an, tetapi juga memiliki makna strategis dalam membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur`an, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Bumi Tambun Bungai,” katanya.

Kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi, Heriyus turut mengucabkan selamat sekaligus mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri.

“Saya mengucapkan selamat kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi. Janganlah cepat berpuas diri, teruslah berlatih dan asah kemampuan yang saudara miliki. Jadikan keberhasilan ini sebagai langkah awal untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQ KORPRI Tingkat Nasional yang akan datang,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tetap semangat dan menjadikan hasil perlombaan sebagai bahan evaluasi.

“Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Jadikan momen ini sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan, persaudaraan, serta kecintaan kepada Al-Qur`an tetap tertanam dalam diri kita sebagai Aparatur Sipil Negara,” ungkapnya.

Heriyus berharap nilai-nilai Qur`ani yang telah dipelajari dan dilombakan selama MTQ dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan berintegritas.

“MTQ KORPRI merupakan wujud nyata dalam membentuk karakter ASN yang religius, jujur, berdisiplin, dan berakhlak. Kami berharap nilai-nilai Qur`ani dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan yang prima dan berintegritas kepada masyarakat,” tutupnya.

Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita