Kuala Kapuas, Sarita News – Pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kapuas memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-100 atau satu abad dengan melaksanakan tasyakuran dan doa bersama.

Kegiatan tersebut digelar bertempat di Pendopo Pemuda NU, Jalan Sulawesi Nomor 168, Kuala Kapuas, Minggu (1/2/2026) malam.

Peringatan satu abad NU ini dikemas dalam suasana religius dan penuh kekhidmatan dengan rangkaian acara yang diawali dengan salat Magrib dan Isya berjamaah.

Lalu, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin serta doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keutuhan umat, dan keberkahan organisasi Nahdlatul Ulama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Guru Faujianor. Dalam tausiahnya, disampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan bangsa. Kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang NU selama satu abad.

Ketua DPC PKB sekaligus Koordinator kegiatan, Tommy Saputra mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengajian rutin bulanan Pemuda NU yang biasa dilaksanakan setiap awal bulan.

Akan tetapi, peringatan kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum bersejarah satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama.

Ia menegaskan, satu abad NU bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan bukti keteguhan nilai, tradisi, dan pengabdian NU dalam mengawal kehidupan beragama dan berbangsa di Indonesia.

“Melalui tasyakuran dan doa bersama ini, kami berharap NU ke depan semakin solid, kompak, dan istiqamah dalam menjalankan misi keumatan. Nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU harus terus dijaga dan diamalkan oleh generasi penerus,” terangnya.

Sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, pemotongan tumpeng dilakukan oleh Tommy Saputra dan diserahkan secara simbolis kepada Bendahara PCNU Kabupaten Kapuas, H. Noor Salim.

Prosesi ini menjadi penanda kuatnya sinergi antara generasi muda dan para tokoh NU dalam menjaga marwah organisasi serta melanjutkan perjuangan NU ke masa depan.

Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita