Kuala Kapuas, Sarita News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas melakukan penyaluran air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan membenarkan bahwa dibeberapa daerah diwilayah mereka terjadi krisis air bersih.

“Kita sudah salurkan ke Desa Sei Asam, Saka Tami, Saka Pinang, Basirih, hingga wilayah Kecamatan Pulau Petak,” katanya saat diwawancara awak media melalui saluran WhastApp, Selasa (6/10/2026).

Ia mengungkapkan, walaupun beberapa pemukiman warga berada di sepanjang aliran sungai, seperti Desa Sei Pinang yang terletak tepat di tepi Sungai Kapuas, namun kondisi air sungai saat ini tidak layak dikonsumsi.

“Di Sei Pinang itu belakang rumah warga langsung Sungai Kapuas, cuman kan tidak bisa dikonsumsi untuk kebutuhan dasar. Paling warga menampung di galon dan ember, jadi kami distribusikan air bersih dari PDAM,” ungkapmya.

Untuk mempercepat penyaluran, pihak BPBD menerapkan mekanisme kerja responsif tanpa birokrasi yang berbelit.

“Main bisik-bisik aja sudah kita laksanakan, tidak perlu secara resmi karena ini kebutuhan dasar,” tegasnya.

Dengan menerima secara langsung laporan dari warga, camat, maupun petugas lapangan, armada tangki air langsung diterjunkan ke lokasi sasaran, sehingga dinilai lebih tepat sasaran dan cepat.

“Begitu ada laporan atau informasi warga membutuhkan, kita langsung ambil air dari PDAM dan salurkan,” ucapnya.

Proses pendistribusian dilakukan secara mobile dan berulang kali menggunakan armada tangki ke desa-desa penerima bantuan dan BPBD Kapuas memastikan armada penyuplai air akan terus bersiap di lapangan selama periode kekeringan masih melanda.

Ikuti Saritanews.com di Facebook dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Saritanews.com melalui Halaman Facebook dan Saluran WhatsApp resmi Saritanews.com.