Palangka Raya, Sarita News – Arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan perubahan tren, penggunaan transportasi darat dan udara menurun, sementara moda laut meningkat signifikan, Rabu (25/03/2026).
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, menyampaikan jumlah pemudik melalui jalur darat tercatat sekitar 21.200 orang, turun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 21.700 orang.
“Arus mudik untuk moda transportasi darat mengalami penurunan beberapa persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Yusep.
Sebaliknya, moda transportasi laut mengalami lonjakan hampir 100 persen. Kondisi ini menunjukkan perubahan preferensi masyarakat yang kini cenderung memilih jalur air untuk mudik.
“Untuk moda transportasi laut mengalami kenaikan yang sangat tinggi, hampir 100 persen,” katanya.
Sementara itu, penggunaan transportasi udara juga mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat dari berkurangnya jumlah penerbangan di sejumlah wilayah, seperti Palangka Raya, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.
Polda Kalteng berencana berkoordinasi dengan dinas perhubungan guna mengidentifikasi penyebab penurunan pada moda transportasi darat dan udara tersebut.
Di sisi lain, data kecelakaan lalu lintas secara kuantitatif mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 28 kejadian. Namun, tingkat fatalitas korban justru meningkat hingga 50 persen.
“Terdapat peningkatan fatalitas korban, ini menjadi evaluasi bagi kami meskipun jumlah kejadian menurun,” ucapnya.
Salah satu kecelakaan terjadi di Kabupaten Barito Timur yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dalam satu peristiwa.
Secara umum, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kalteng terpantau kondusif selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Meski demikian, mobilitas masyarakat diperkirakan masih tinggi. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Jumat hingga Sabtu.
Polda Kalteng mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta menjaga kesehatan pengemudi.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tutupnya.
Simak Berita Sarita News Melalui Google Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan